News Release

LG Buka Layanan Perbaikan Dan Cuci Gratis Bagi Terdampak Banjir Jabodetabek

January 14, 2020

Kepedulian SosialMendukung pemulihan kondisi masyarakat pasca bencana banjir pada awal tahun ini, PT. LG Electronics Indonesia membuka layanan perbaikan produk LG dan cuci pakaian gratis. Menyasar lokasi titik terdampak yang masih memerlukan perhatian, LG membuka tenda khusus di sekitar untuk memudahkan masyarakat mengaksesnya.

“Selain kemungkinan mal fungsinya perangkat elektronik, kebersihan pakaian menjadi hal krusial mengingat berbagai keterbatasan yang ada pasca bencana melanda rumah warga,” ujar Seung Young Kim, Customer Service President PT. LG Electronics Indonesia. Lebih lanjut ia menyatakan, LG merancang layanan kepedulian perusahaan ini bakal berlangsung di beberapa titik serta simultan. “Menilik perkembangan kondisi masyarakat dengan pertimbangan pada kecepatan pemberian dukungan, kami merencanakan layanan ini akan siap bertahap pada beberapa tempat yang membutuhkan,” ujarnya lagi.

Tenda LG Peduli Banjir pertama memulai pelayanannya dengan mengambil tempat di wilayah Jatiasih, Bekasi. Bertempat di depan kantor kecamatan Jatiasih yang berada di kisaran jalan Jl. Swantra IV, Jatiasih Bekasi, tenda ini dikatakan akan beroperasi mulai pukul Sembilan pagi hingga kisaran pukul empat sore setiap harinya mulai dari tanggal 8 Januari 2020.

Memastikan cakupan layanan LG Peduli Banjir dapat menyentuh lebih banyak warga masyarakat yang membutuhkan perbaikan produk LG miliknya, menurut Seung Young Kim, masyarakat dapat menghubungi layanan purna jual LG dengan menghubungi nomor 14010. Selain pemeriksaan dan perbaikan gratis, untuk kebutuhan pergantian komponen sepanjang layanan LG Peduli Banjir ini, perusahaan menetapkan harga spesial hingga 50% bagi perbaikan di tempat layanan.

Meski berancang-ancang durasi waktu dua minggu pada tiap layanan LG Peduli Banjir, namun demikian pada pelaksanaannya LG menyatakan hal tersebut akan sangat bergantung pada perkembangan situasi. “Sepanjang masa tersebut kami akan mengkaji selain perpanjangan durasi juga terkait dengan kemungkinan perluasan ketersediaan layanan di daerah lain yang membutuhkan,” ujar Seung Young Kim.

Share Article :
POP