News Release

LG Mantap Ekspansi Pasar Perangkat Elektronik Pengolah Udara

JAKARTA, 8 Jan. 2020 – Membuka langkah di awal tahun ini, PT. LG Electronics Indonesia (LG) tampak semakin memantapkan keberadaannya sebagai penyedia solusi lengkap pada industri perangkat elektronik pengolah udara (air solution). Berbekal inovasi berbasis teknologi inverter yang membuatnya menjadi pemuncak pada pasar air conditioning (AC) rumah, tahun ini perusahaan membidik berbagai sektor lain untuk memperluas bisnis perangkat elektronik pengolah udara ini.

Selain bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan dan kantor, bangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan pun menjadi bidikan LG untuk ekspansinya di tahun ini. Mendukung langkah besarnya ini, perusahaan pun memperlebar lini produk pengolah udaranya yang khusus dibuat untuk masing-masing kebutuhan sektor terkait.

“Pengalaman panjang dan nama baik perusahaan di tingkat global bagi perangkat elektronik pengolah udara dan posisi LG sebagai pemuncak pada AC rumah tangga berbasis inverter di Indonesia menjadi modal besar kami dalam ekspansi ini,” ujar Seungmin Park sebagai President Director of LG Electronics Indonesia.

Dalam ekspansinya ini, menurutnya, LG akan teguh membawa berbagai inovasi produk berbasis teknologi inverter yang terbukti hemat energi. Hal ini dipandang tepat sesuai derap kesadaran masyarakat yang pula didukung regulasi pemerintah terkait isu hemat energi.

Disisi lain, keterhubungan perangkat dengan pemanfaatan Internet of Things pun menjadi titik perhatian LG. Kemudahan memonitor dan mengontrol melalui smartphone ini diberikan untuk memberi kenyamanan lebih bagi pengguna dalam memastikan perangkat pengolah udara miliknya tetap dalam kendali tanpa harus terhalang jarak.

AC LG DUALCOOL dengan Watt Control dan ThinQ Yang Tawarkan #HematLebihNyaman

Menjadi nomor satu di pasar AC inverter untuk rumah tangga di Indonesia dengan pangsa pasar 65.7%,  berbasis data Growth for Knowledge (GfK) sebagai lembaga riset independen yang biasa menjadi rujukan industri elektronik konsumer, tak melandaikan langkah LG di sektor ini. Malahan perusahaan tampak memperkuat AC inverter LG DUALCOOL yang menjadi nama pemasarannya ini dengan benaman berbagai inovasi.

Termasuk didalamnya, kenyamanan penggunaan dengan kehadiran Google Assistant. Memanfaatkannya membuat pengguna dapat mengaktifkan ataupun mematikan perangkat AC inverter LG DUALCOOL dengan keterhubungan Wi-Fi.“Selain memastikan tidak ada lagi energi sia-sia karena lupa mematikan AC, keberadaannya memberi kenyamanan pengguna untuk memastikan ruangan telah sejuk begitu memasukinya karena pengaktifan telah dilakukan sebelumnya,” ujar Changmin Han, Product Director Air Solution of LG Electronics Indonesia.

Keberadaan Google Assistant ini melengkapi kemudahan interaksi pengguna dengan AC inverter LG DUALCOOL melalui ThinQ app yang telah tersemat sebelumnya. Dengan mengunduh aplikasi khusus LG ini, pengguna dapat melakukan kendali pada berbagai aspek operasional.Termasuk didalamnya pengaturan tingkat suhu dan tingkat asupan daya listrik saat pengoperasian.

Pengaturan tingkat asupan daya listrik dimaksud merujuk pada fitur Watt Control. Tersirat kuat pada namanya, fitur ini bekerja unik memberi opsi pengoperasian AC inverter LG DUALCOOL pada empat pilihan daya mulai dari 100%, 80% 60% dan bahkan hanya dengan 40% dari kebutuhan daya listrik sebenarnya. Kebebasan untuk mengubah pilihan daya listrik sepanjang pengoperasian ini memungkinkan penghematan listrik lebih optimal menyesuaikan rotasi suhu lingkungan maupun kebutuhan untuk penggunaan perangkat elektronik lain bersamaan.

Fitur Watt Control ini dimungkinkan dengan adanya kompresor khusus yang dikembangkan LG bertajuk Dual Inverter Compressor. Kerja unik dua rotor yang berputar pada satu tuas membuat kompresor ini memiliki kemampuan rentang pengaturan daya lebih baik. “Pada satu sisi memberikan penghematan energi hingga 70%, di sisi lain membuat AC dapat bekerja menyejukkan ruang lebih cepat hingga 40%,” ujar Dimas Raditya, Part Leader Residential AC PT. LG Electronics Indonesia.

Kenyamanan lebih hadir melalui perlindungan purna jual khusus yang menetapkan 10 tahun masa garansi bagi kompresor ini dan 2 tahun untuk PCB yang menjadi pusat komponen kelistrikan AC.

LG CeilingFan Alirkan Udara Sejuk Tanpa Nyamuk

Menjadi kategori baru LG pada perangkat pengolah udara, LG CeilingFan ini dikatakan membawa pembaruan yang selama ini menjadi titik lemah pada perangkat kipas angin yang menempel pada langit-langit. Disamping menawarkan hembusan lebih lembut dan motor kuat dengan tingkat getaran lebih rendah, LG CeilingFan dengan teknologi inverter ini memberikan tambahan kenyamanan lewat keberadaan fitur pengusir nyamuk dan keterhubungan Wi-Fi untuk pengoperasian jarak jauh.

Perhatian pada hembusan angin lebih lembut dilakukan melalui pengamatan LG pada salahsatu titik lemah kipas angin yang menempel pada langit-langit. Dengan bilah kipas konvensional berbentuk pipih menyerupai papan, tangkapan udara akan membuat pusaran angin menerpa lebih kencang pada orang di sekitarnya. Selain ketidaknyamanan di badan, terpaan angin kencang ini menimbulkan ketidaknyamanan pada beterbangannya benda di sekitar akibat turbulensi.

Berangkat dari pengamatan inilah LG menerapkan desain Dual Wing pada bilah kipas LG CeilingFan.Dari sisi bentuk, salahsatunya dikenali dengan terapan deretan tonjolan kecil pada bilah panjangnya untuk memecah angin sebelum mengalirkannya ke sekitar.Desain khas ini mengambil inspirasi dari tubuh paus bungkuk (humpback whale) yang memiliki banyak tonjolan untuk memudahkannya bermanuver di air.

Selain memberikan terpaan angin lebih lembut, terapan desain unik ini di satu sisi membuat LG CeilingFan beroperasi lebih senyap.Pengujian internal LG memberikan hasil tingkat kebisingan LG CeilingFan mencapai 46.8dB (decibel) yang lebih rendah dibanding perangkat sejenis dengan desain konvensional yang mencapai 54.2dB.  Di sisi lain, terapan deret tonjolan mengurangi benturan dengan udara sehingga memberikan efisiensi lebih baik dalam penggunaan energi.

Di bagian lain, desain Dual Wing membuat bilah kipas memiliki lubang dengan desain khusus pada bagian yang dekat dengan poros LG CeilingFan. Dibuat demikian untuk menangkap udara dan mengirimkannya langsung ke bagian ruang yang tepat berada di bawahnya.“Tak sekedar kejaran kebaruan desain, bilah kipas Dual Wing hadir menjadi solusi aliran udara lebih nyaman yang selama ini diharapkan pada produk ceiling fan,” ujar Changmin Han.

Penempatannya yang menempel pada langit-langit bangunan membuat LG memberi perhatian pada ketahanan motor dan komponen di dalamnya. Selain menggunakan teknologi terkini BLDC (Brushless DC) motor 24V, LG pun menerapkan proses insulasi ganda untuk memastikan motor dan PCB didalamnya terlindung dari efek goncangan maupun resiko terbakar.

Memberi kenyamanan lebih pada pengoperasiannya, LG menanamkan beberapa fasilitas pendukung.Diantaranya pengoperasian dengan gelombang ultrasonik yang efektif mengusir nyamuk, sleep mode yang memberikan putaran kipas lembut dan kemudahan kendali melalui smartphone dengan keterhubungan Wi-Fi. Panel LED pun diterapkan pada bagian tengah poros LG Ceiling Fan yang memudahkan pengguna untuk memonitor penggunaannya.

LG PuriCare Memurnikan Udara Untuk Semua

Bukannya tanpa alasan kuat bagi perusahaan memperkenalkan LG PuriCare di tengah berbagai produk pemurni udara (air purifier)yang telah lebih dulu ada di pasar Indonesia.“Perangkat pemurni udara LG ini dikembangkan dalam desain dan teknologi inovatif untuk mematahkan berbagai keraguan masyarakat mengenai produk air purifier yang ada saat ini,” ujar Changmin Han.

Uniknya LG PuriCare mudah terlihat dari bangun desainnya.Terapan desain menyerupai tabung yang agak mengerucut di bagian puncak, membuatnya berbeda dari air purifier sejenis yang biasa ditemui dalam bentuk persegi.Perbedaan desain ini justru yang menjadi salahsatu pusat kekuatan LG PuriCare memurnikan udara dalam ruang.

Bila produk air purifier sebelumnya memancarkan udara dari beberapa sisi depan dan atas produk, bentuk menyerupai tabung dari LG PuriCare hadir dengan lobang udara yang memenuhi seluruh tubuhnya. Saat pengoperasian, bahkan bentuk piringan di bagian puncak LG PuriCareakan terangkat hingga sudut kemiringan tertentu dan berpusar mengelilingi bidang atas sembari mengalirkan udara. “Hal ini memastikan LG PuriCare mengalirkan udara hasil pembersihan sebelumnya ke berbagai sisi ruang, menjangkau bagian penting yang selama ini luput dari produk sejenis sebelumnya,” ujar Changmin Han.

Bagian penting pada ruang yang luput pada pernyataannya ini, menurut Changmin Han merujuk pada bagian atas ruang dan bagian ruang rendah yang dekat dengan lantai. Bila hembusan udara untuk menjangkau bagian atas ruang diatasi dengan keberadaan piringan, lobang udara yang mengelilingi tubuhnya memastikan udara hasil pembersihan akan pula dapat dinikmati saat bersantai berbaring di karpet ataupun bagi balita yang sedang merangkak.

Sistem filtrasi pun menjadi keunggulan LG PuriCare sebagai hasil terapan enam langkah penyaringan. Selain debu dan penyebab alergi, panjangnya langkah penyaringan ini dibandingkan produk sejenis pun berguna untuk menghilangkan bau hingga asap dari ruangan. Khusus bagi kebisaannya memerangkap dan mengeliminasi berbagai penyebab alergi, LG PuriCare bahkan telah mengantongi sertifikasi dari lembaga uji British Allergy Foundation.

Memberi kenyamanan pengguna untuk mengetahui tingkat kebersihan udara dan proses pembersihannya dilakukan LG melalui sematan PM 1.0 Sensor pada tubuh LG PuriCare. Keberadaan sensor ini akan memberi notifikasi real-time mengenai kondisi udara ruang dan  perubahan setelah pembersihan melalui warna lampu yang berbeda.

Melengkapi kenyamanan penggunaan, opsi terhubung dengan produk untuk pengendalian operasionalnya pun dapat dilakukan melalui smartphone.Opsi ini dapat terjadi dengan memanfaatkan keterhubungan via Wi Fi.

Dua Kategori Hemat Energi Single Commercial Air Conditioning LG

Khusus penggunaan bagi ruang yang membutuhkan kapasitas pendinginan besar, seperti halnya Small Office Home Office (SOHO), dua kategori Single Commercial Air Conditioning LG disiapkan dengan pula membawa keunggulan pengoperasian hemat energi. Dari bangun bentuknya, selain desain cassete yang menempel di langit-langit dengan sebagian badan tertanam, tersedia pula varian floor standing yang diletakkan berdiri vertikal pada lantai.

Dalam hal jumlah unit tiap perangkat, seperti halnya AC bagi kebutuhan hunian, produk Single Commercial Air Conditioning dikenali dengan satu unit indoor dan satu unit outdoor. Membawa kapasitas pendinginan lebih besar, kehadirannya menawarkan instalasi lebih ringkas dengan tak memakan luas ruang yang besar.

Kemampuan pengoperasian hemat energi kedua jenis Single Commercial AC LG ini pun tak sekedar klaim. Perusahaan mendasarkannya pada hasil uji yang dilakukan Universitas Indonesia melalui Electric Power and Energy Study (EPES – UI). Berdasarkan rangkaian pengujian sepanjang dua bulan, produk Single Commercial AC LG tipe floor standing terukur lebih hemat listrik hingga 62% dan tipe ceiling cassette lebih hemat hingga 50% dibandingkan produk sejenis non inverter.

Langkah melakukan pengujian produk pada lembaga pendidikan terpercaya, EPES-UI, dikatakan menjadi bagian upaya LG dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat akan manfaat teknologi inverter pada AC. Lebih dari itu, “Dengan informasi berdasarkan hasil uji yang dapat dipertanggungjawabkan, memastikan masyarakat mendapat produk sesuai pernyataan perusahaan. Bukan lagi sebatas klaim,” ujar Dedy Budihardjo, Project Sales Team Leader System Air Conditioning PT LG Electronics Indonesia

Mendukung Green City Dengan Jajaran AC Komersial LG Multi V

Ambisi menjadi penyedia solusi untuk berbagai kebutuhan perangkat pengolah udara pun mengayunkan langkah LG pada produk AC komersial yang dibuat khusus untuk kebutuhan skala gedung.Hadir sebagai dukungan pada terwujudnya Green City melalui pengoperasian bangunan gedung yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi, LG memperkenalkan AC komersial terbarunya yaitu Multi V 5 Pro.

“Berbasis teknologi inverter, kehadiran Multi V 5 Pro menjadi refleksi buah upaya LG membawa implementasi teknologi inverter pada tingkatan lebih tinggi,” ujar Changmin Han. Menjadi generasi kelima dari solusi pengolah udara skala gedung, menurutnya, Multi V 5 Pro mengedepankan keseimbangan pada dua faktor yaitu efisiensi energi yang tetap mengedepankan kenyamanan penggunaan.Perhatian utama pada kedua hal inilah yang menjadi ciri tiga fitur utamanya yaitu Dual Sensing Control, Ultimate Inverter Compressor dan Ocean Black Fin.

Fitur Dual Sensing Control menawarkan inovasi pada evaluasi suhu lingkungan sekitar yang lebih detail.Bila sistem pengolah udara skala gedung konvensional hanya memonitor tingkat suhu, LG Multi V 5 Pro menambahkan tingkat kelembaban dalam dan luar ruang.Dengan memasukkan pertimbangan tingkat kelembaban, LG Multi V 5 Pro lebih baik memastikan udara dalam ruang berada pada tingkat kenyamanan optimal.

Ultimate Inverter Compressor hadir menjadi teknologi inti pada pengoperasian LG Multi V 5 Pro dengan tingkat energi yang efisien.Kata ‘ultimate’ yang disandang kompresor LG ini merujuk peningkatan yang dilakukan perusahaan pada rentang putarannya. Bila generasi sebelumnya bekerja pada rentang 15 Hz hingga 150 Hz, kompresor terbaru ini bekerja pada rentang putar 10 Hz hingga 165Hz. Bila tingkat putar lebih rendah menyiratkan kemampuan lebih baik dalam menghemat energi, angka putaran yang lebih tinggi memberinya kecepatan lebih baik dalam mencapai suhu ruang yang diinginkan.

Kerja penghematan energi sekaligus kenyamanan pun membuat inovasi LG menyentuh hingga pada desain bilah kipas pada unit outdoor. Inspirasi dari pola kerang yang bergelombang diterapkan pada bagian depan kipas untuk mengurangi kebisingan. Sementara pada sisi lain bilah kipas, LG menerapkan tonjolan kecil berderet yang mengambil inspirasi dari sirip hewan paus bungkuk. Desain khas ini mengurangi kepakan sehingga meningkatkan tenaga pusaran kipas.

Memberi perlindungan pada seluruh performa kerja LG Multi V 5 Pro, LG menerapkan inovasi Ocean Black Fin pada penukar panas (heat exchanger).Inovasi ini yang menjaga tingkat akumulasi air pada unit untuk memastikan tak terjadinya kelembaban berlebih.

Melengkapi perlindungannya, LG menerapkan dua lapisan dengan material khusus untuk memberi penjagaan pada berbagai substansi penyebab korosi. Termasuk didalamnya garam, pasir ataupun elemen lain yang terbawa angin laut serta polusi industrial yang melingkupi lingkungan sekitar. Perhatian pada perlindungan lebih baik ini, dikatakan Changmin Han, tak saja memberikan usia penggunaan lebih panjang, namun pula berfokus pada biaya pemeliharaan lebih rendah.

Lebih lanjut Jay Jang sebagai Marketing Head of LG Electronics Indonesia menyatakan, keputusan membawa deret perangkat lengkap yang dikembangkan tepat untuk berbagai kebutuhan ini, sekaligus mewakili pernyataan kuat kesiapan LG meneguhkan posisi sebagai solusi bagi tiap kebutuhan perangkat pengolah udara di Indonesia.

“Kehandalan inovasi pada ragam produk yang berkolaborasi dengan keluasan jaringan distribusi LG akan membuat masyarakat Indonesia dapat dengan cepat merasakan dampak baik dari langkah LG di tahun ini,” pungkas Seungmin Park.

Share Article :
POP