News Release

LG Mengumumkan Pencapaian Finansial Sepanjang 2018

February 1, 2019
LG Electronics Inc.

Perusahaan mencatatkan keuntungan tahunan tertinggi bagi perangkat elektronik rumah tangga dan perangkat hiburan dalam rumah sepanjang sejarah LG

SEOUL, Jan. 31, 2019 LG Electronics Inc. (LG) mengumumkan catatan pendapatannya sepanjang 2018. Dengan pencapaian KRW 61.3 triliun atau setara USD 54.4 miliar, hal ini sekaligus mencatatkan akumulasi angka penjualan tahunan dengan nilai melebihi KRW 60 triliun untuk dua tahun berturut-turut. Perusahaan juga merilis informasi keuntungan perusahaan tahun ini yang mencapai KRW 2.7 triliun atau setara USD 2.4 miliar.

Keuntungan ini dikatakan mengalami peningkatan hingga hampir 10 persen dibanding tahun 2017. Disebutkannya pula, kenaikan keuntungan ini berasal dari refleksi atas keuntungan yang didapat perusahaan dari perangkat elektronik rumah tangga (home appliances) dan perangkat elektronik hiburan dalam rumah (home entertainment).

Rilis publik LG ini menyebut pula pendapatan perusahaan sepanjang kuartal ke-empat tahun 2018 mencapai KRW 15.77 Triliun yang setara USD 13.99 miliar. Jumlah ini lebih tinggi dibanding pencapaian kuartal ketiga di tahun 2018. Meskipun demikian, dikatakannya, terhitung 7 persen lebih rendah dibanding kuartal terakhir 2017 yang utamanya disebabkan penurunan penjualan dari divisi smartphone. Hal ini menyebabkan penurunan pemasukan operasional (operating income) menjadi KRW 75.7 Miliar atau sebanding dengan USD 67.1 Juta.

Bagian LG Home Appliance & Air Solution Company mencatatkan pendapatan tahun 2018 sebesar KRW 19.36 Triliun yang sebanding USD 17.17 miliar. Jumlah ini meningkat hampir 5 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencatatkan KRW 1.52 Triliun atau senilai USD 1.35 miliar. Pencapaian ini sekaligus membuatnya menjadi tertinggi dalam sejarah perusahaan.

Sementara bila melihat hanya pada pendapatan kuartal ke-empatnya di tahun lalu, bagian perangkat elektronik rumah tangga ini menghasilkan laba KRW 4.33 Triliun yang senilai USD 3.84 miliar. Jumlahnya yang terhitung meningkat lebih dari tiga persen dibanding periode yang sama tahun lalu ini, dikatakan tak lepas dari stabilnya penjualan di wilayah Asia dan Eropa. Stabilnya penjualan ini terjadi di tengah tantangan nilai tukar di Amerika Selatan dan Amerika Tengah serta ketidakstabilan politik di Timur Tengah.

Pada bagian lain, LG Home Entertainment Company yang menjadi unit bisnis LG bagi perangkat elektronik hiburan dalam rumah mencatatkan total pendapatan tahun lalu sebesar KRW 16.21 Triliun atau setara USD 14.37 miliar. Pencapaian ini juga mencatatkan rekor laba tertinggi KRW 1.52 Triliun atau USD 1.35 miliar berkat kekuatan lini produk kelas premiumnya.

Sepanjang kuartal ke-empat 2018, unit bisnis LG ini menghasilkan penjualan senilai KRW 4.56 Triliun atau sebesar USD 4.04 miliar. Meskipun angka ini terhitung 6 persen lebih rendah dibanding pencapaian periode yang sama pada tahun sebelumnya, namun dikatakan jumlah ini meningkat 23 persen lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya di tahun 2018. Ke depan, LG menyatakan bakal berfokus untuk meningkatkan penjualan pada TV OLED kelas premium dan TV Ultra HD dengan layar besar.

LG Mobile Communications Company yang mewakili unit bisnis smartphone dan perangkat pendukung telekomunikasi bergerak mencatatkan pendapatan KRW 7.98 Triliun atau setara USD 7.08 Miliar. Penjualan unit bisnis ini sepanjang kuartal ke-empat tahun 2018 tercatat sejumlah KRW 1.7 Triliun atau USD 1.51 Miliar. Jumlah ini terhitung menurun 16 persen dibanding kuartal ketiga tahun yang sama.

Meskipun mencatatkan kerugian operasional sebesar KRW 790.1 miliar atau sebesar USD 700.65 juta, struktur bisnis divisi perangkat telekomunikasi bergerak LG ini dikatakan mengalami perbaikan sebagai hasil dari kontrol lebih baik pada biaya material dan efisiensi biaya over head berbasis strategi modularisasi perusahaan.

Pada tahun 2019 ini, divisi perangkat telekomunikasi bergerak LG ini menyatakan bakal mendorong produk berbasis 5G dan smartphone dengan bangun desain berbeda. LG juga menyatakan akan berfokus pada pasar kunci di berbagai negara tempat merek LG kuat.

Khusus pada bagian komponen pendukung kendaraan, LG Vehicle Components Company melaporkan pendapatan tahun lalu sejumlah KRW 4.29 Triliun yang sama dengan USD 3.80 Miliar. Pertumbuhan solid yang meningkat 28 persen dibanding tahun 2017. Pendapatannya pada kuartal ke-empat tahun 2018 tercatat sejumlah KRW 1.4 Triliun atau USD 1.24 Miliar.

Jumlah ini sekaligus mencatatkannya sebagai pendapatan per kuartal terbaik sepanjang sejarah perusahaan. Pasalnya, terhitung 71 persen lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun 2017 dan meningkat hampir 20 persen dibanding kuartal ke-tiga tahun 2018. Dikatakan, pendapatan ini lebih didorong dari peningkatan pesanan atas unit pendukung infotainment dan kinerja kuat dari bisnis ZKW di Eropa. Dalam laporan keterbukaannya, LG juga menyebut adanya ketidakpastian pada pasar komponen kendaraan yang utamanya disebabkan isu perdagangan internasional akan menyebabkan kurva pertumbuhan yang lebih datar bagi industri ini di bulan-bulan mendatang.

Pada unit bisnis yang lebih melayani kebutuhan perangkat elektronik pendukung dunia usaha, LG Business-to-Business Company, jumlah pendapatan sepanjang 2018 tercatat sebesar KRW 2.41 Triliun atau USD 2.13 Miliar. Keuntungan tahun tersebut mencapai KRW 167.8 Miliar atau USD 148.8 juta.

Unit bisnis B2B LG ini mencatatkan pendapatan sepanjang kuartal ke-empat tahun lalu sebesar KRW 597.8 Miliar atau sejumlah USD 530.1 juta. Jumlah ini terhitung turun 11 persen dibanding periode yang sama di tahun 2017, namun bertumbuh 4 persen dibanding kuartal ke-tiga 2018. Laba operasional kuartal ke-empat yang KRW 14.9 Miliar atau setara USD 13.2 juta ini dikatakan akibat dari peningkatan investasi, efek tariff impor dan berlanjutnya depresiasi harga panel surya yang mengimbangi peningkatan biaya.

Pada unit bisnis ini, LG berencana untuk meningkatkan profitabilitas dengan diversifikasi pasar sasaran bagi bisnis perangkat tenaga surya, memaksimalkan operasional pada pabrik perangkat tenaga suryanya di Amerika dan menargetkan area pertumbuhan baru untuk bisnis media penampil informasi.

Penjelasan Nilai Tukar Kuartal Ke-Empat 2018

Pencapaian keuangan LG pada kuartal ke-empat tahun 2018 (unaudited) ini berbasis pada International Financial Reporting Standards (IFRS) untuk periode tiga bulan yang berakhir tanggal 31 Desember 2018. Jumlah tertera dalam satuan mata uang Korea WON (KRW) yang disetarakan dengan mata uang Dollar Amerika (USD) berbasis kurs rata-rata dari ketiga bulan pada periode kuartal tersebut yaitu KRW 1,127.66 per USD.

Share Article :
POP